Pages

Subscribe:

Rabu, 02 Januari 2013

E-BUSINESS DAN E-COMMERCE

E-BUSINESS DAN E-COMMERCE A. Gambaran Umum E-Business dan E-Commer 1. Definisi dan Konsep - Perdagangan elektronik, proses pembelian, penjualan, transfer, atau pertukaran produk, jasa, atau informasi melalui jaringan computer, termasuk internet. Bisnis Elektronik, merujuk pada defenisi EC yang lebih luas, tidak hanya pembelian dan penjualan barang serta jasa, tetapi juga pelayanan pelanggan, kolaborasi dengan mitra bisnis, e-learning, dan transaksi elektronik dalam perusahaan. - EC Murni vs Parsial, E-commerce dapat berupa berbagai bentuk bergantungan pada tingkat digitalisasi- transmformasi dari fisik ke digital yang dilibatkan. - Perusahaan EC. Perusahaan yang hanya terlibat dalam EC disebut perusahaan virtual. Perusahaan click-and mortar adalah perusahaan yang melakukan beberapa aktivitas e-commerce, tetapi bisnis utamanya dilakukan dalam dunia fisik. - Jenis Transaksi E-Commerce Dapat dilakukan antara berbagai pihak . • Bisnis ke Bisnis, baik penjaul maupun pembeli adalah organisasi bisnis. Kebanyak EC adalah jenis ini. • Perdagangan kolaboratif, dalam e-commerce para mitra bisnis berkolaborasi secara elektrnik. - Bisnis ke konsumen, penjual adalah perusahaan dan pembeli adalah perorangan. - Konsumen ke konsumen, seorang menjual produk atau jasa ke orang lain. - Konsumen kebisni, konsumen memberitahukan kebutuhan atas suatu jasa atau produk tertentu dan para pemasok bersaing untu menyediakan produk atau jasa tersebut ke konsumen. - Perdagangan intrabisnis, dalam situasi ini perusahaan mengguanakan EC serta internal untuk memperbaiki operasinya. - Pemerintah ke warga, ketika e-commerce dilakukan dalam lingkungan nirkabel, seperti dengan menggunakan telepon seluler untuk mengakses internetan dan berjalan, maka hal ini disebut m-commerce. 2. Berbagai Model Bisnis EC Model bisnis , metode perusahaan untuk menghasilkan pendapatan agar dapat mempertahankan dirinya. 3. Sejarah Singkat dan Ruang Lingkup EC Pada awal tahun 1990-an, aplikasi EC meluas dengan cepat, bersamaan dengan komersialisasi Internet serta diperkenalkannya Web. - Ruang Lingkup EC. • Orang : yaitu para penjual, pembeli,perantara, ahli system informasi, dan karyawan lain nya, serta perserta lainya. • Kebijakan Publik: terdapat berbagai isu hokum dan kebijakan serta peraturan lainya, seperti perlindungan atas privasi dan perpajakan, yang ditetap oleh pemerintah. • Pemesaran dan periklanan: EC biasanya membutuhkan dukungan pemasaran dan periklanan, sepertinya juga bisnis lainya. • Layanan pendukung: berbagai layanan, dari pembayaran hingga pengiriman pesanan serta pembuatan isi, dibutuhkan untuk mendukung EC. • Kemitraan bisnis: usaha bersama, pasar elektronik, dan kemitraan bisnis adalah hal yang umum dalam EC. 4. Manfaat dan Keterbatasan/ Kegagalan E-Commerce Beberapa inovasi dalam sejarah manusia meliputi banyak bagi perusahaan, individu, dan masyarakat seperti halnya dengan e-commerce. B. Mekanisme Utama EC Mekanisme utama untuk pembelian dan penjualan di internet adalah catalog elektonik,lelang elektronik, dan barter oline. 1. Katalog Elektronik Katalog elektronik terdiri atas basis data produk, direktori dan kemampuan pencarian, serta fungsi presentasi. - Dinamika presentasi informasi, catalog dapat menjadi statis atau dinamis. - Tingkat penyusaian, catalog dapat dalam bentuk standar atau disesuaikan . - Tingka intergrasi dengan proses atau fitur lainya, catalog dapat diklasifikasikan sesuai dengan tingkat intergrasi keberbagai proses atau fitur bisnis. 2. Lelang Elektronik - Lelang , adalah proses bersaing dimana penjual menyebutkan berbagai tawaran dari pembeli atau pembeli mempertimbangkan tawaran dai penjual. - Lelang ke depan, adalah lelang yang diguanakan penjual sebagai saluran penjualan kebanyak pembeli potensial. - Lelang terbaik, dalam lelang terbaik terdapat seorang pembeli, biasanya perusahaan, yang ingin membeli sebuah produk atau jasa. Para pemasok diundang untuk menyerakan awarannya. 3. Barter Jenis e-commerce yang berkaitan dengan barter adalah barter elektronik, yaitu pertukaran barang atau jasa yang didukung secara elektronik tanpa ada transaksi uang. C. Aplikasi Bisnis Ke Pelanggan 1. Mekanisme Ritel Elektronik : Ruang Pamer dan Mal Elektronik retailing, penjualan langsung berbagai produk dan jasa melalui ruang pamer elktronik atau mal elektronik, yang biasanya didesain disekitar format catalog elektronik dan/atau lelang. - Ruang Pamer Elektronik. Situs web sebuah perusahaan, dengan alamat internetnya sendiri, tempat pesanan dapat dimasukan. - Mal Elektronik, kumpulan beberapa took dibawah satu alamat internet. 2. E-Tailing : Hal-hal Penting Konsep ritel mengandung arti penjualan barang dan/atau jasa ke seorang pelanggan. Salah satu hal yang paling menarik dari e-tailing sebagai suatu jenis ritel adalah kemampuan nya untuk menawarkan produk yang disesuaikan ke para pelanggan dengan harga yang wajar dan cukup cepat. 3. Industry Jasa Online - Cyberbanking. Perbankan elektronik, yang disebut juga sebangai cyberbanking. Meliputi berbagai aktivitas perbankan yang dilakukan dari rumah,perusahaan, atau di jalan sebagai ganti dilokasi fisik bank. - Aktivitas Perbankan Internasional dan Mata Uang Ganda. Aktivitas perbankan internasional dan kemampuan untuk menangani perdagangan dalam beberapa mata uang adalah hal yang sangat paling penting bagi perdgangan internasional. - Perdagangan Online - Pasar Pekerjaan Oline - Layanan Perjalanan - Perumahan. 4. Layanan Pelanggan - Tahapan dalam Siklus Hidup Layanan Pelanggan, melalui beberapa tahap: Tahap 1: permintaan Tahap 2: pemerolehan Tahap 3: kepemilikan Tahap 4: pelepasan - Memfasilitasi layanan Pelanggan 5. Berbagai Isu dalam E-tailing - Mengatasi konflik saluran, jika penjual adalah perusahaan click-and-mortar, seperti Levi’s atau GM, mungkin akan menghadapi konflik dengan distributor regulernya ketika menjualnya langsung secara oline. Konflik saluran banyak untuk didtributor yang ada ketika perusahaan memutuskan untuk menjual ke konsumen secara langsung. - Mengatasi konflik dalam perusahaan click-and-mortar , ketika sebuah perusahaan yang terkenal memutuskan untuk menjual langsung secara online dalam skala besar, mungkin dapat menciptakan konflik dalam operasi offline perusahaan. - Mengatur pemenuhan pesanan dan logistik. Para e-tailer menghadapi masalah yang sulit mengenai bagaimana cara mengirim barang dalam jumlah yang sangat kecil banyak pembeli. - Menetapkan keberlangsungan dan resiko e-tailer oneline. Banyak e-tailer murni online bangkrut pada tahun 2000-2002 karena masalah arus kas , pemerolehan pelanggan, pemenuhan pemesanan, dan perkiraan permintaan. - Mengindentifikasi model pendapatan yang tepat. D. Periklanan Online Periklanan adalah usaha untuk menyebarluaskan agar dapat mendorong transaksi pembeli dan penjual. 1. Metode Iklan Metode iklan online adalah yang paling umum adalah banner, pop-up, dan e-mail. Keuntungan utama dari banner adalah dapat disesuai dengan pelanggan yang menjadi target. Kelemahan utama dari banner adalah informasi yang terbatas yang dimuatnya karena ukuran yang kecil. 2. Beberapa isu dan Pendekatan Periklanan Terdapat banyak isu yang berkaitan dengan implementasi periklanan internet: bagaimana mendesain iklan untuk internet, dimana dan kapan beriklan, serta cara untuk mengitegrasikan periklanan online serta offline. - Iklan yang tidak diinginkan. Spamming adalah distribusi sembarang iklan elektronik tanpa izin dari penerimanya. E-mail spamming, yang juga disebut sebagai e-mail komersial yang tidak diinginkan. Telah menjadi bagian dari internet. - Pemasaran Berizin. Pemasaran berisin meminta pelanggan untuk memberikan izinnya agar secara sukarela menerima iklan dan e-mail online. Pemasaran berizin adalah dasar dari banyak strategi pemasaran Internet. - Pemesaran berantai. Pemesaran berantai merujuk pada pemasaran “mulut ke mulut” secara online. - Periklanan dan pemasaran Interaktif. 3. Pembelian Adalah model dimana perusahaan mencoba membeli produk atau jasa yang dibutuhkan dari perusahaan lain secara elektronik. - E-procurement. Pembelian dengan menggunakan dukungan elektronik. Dan menggunakan lelang terbaik. - Pembelian kelompok. Dalam pembelian ini , berbagai pesanan dari banyak pembeli dikumpulkan hingga jumlah totalnya besar, agar mendapatkan manfaat dari perhatian lebih banyak penjual. - Pembelian Dekstop, dimana catalog dari para pemasok dikumpulkan kedalam catalog, utama internal dalam server pembeli, hingga pelaku pembelian perusahaan dapat berbelanja secara lebih nyaman. 4. Perdagangan Elektronik Pada perdagangan elektronik dimana terdapat banyak penjual dan pembeli disebut perdagangan umum. Perdagan umum, pasar elektronik dimana terdapat banyak penjual dan pembeli serta dapat dimasuki oleh semua pihak: seringkali dimiliki dan dioperasikan oleh pihak ketiga. E. Layanan Pendukung E-Commer - Pembayaran Elektronik, pembayaran adalah bagian integral dari menjalankan bisni, baik secara tradisional maupun secara online. - Item pembyaran elektronik , seperti dalam pasar tradisional, didunia maya perbedaan dalam metode pembayaran memungkinkan para pelanggan memilih cara mereka ingin membayar. - Cek Elektronik, hamper sama dengan cek kertas biasa. - Kartu Kredit Elektronik. Memungkinkan untuk membebankan pembayaran secara online, ke rekening kartu kredit seseorang. - Uang elektroni. Adalah alat pembayaran yang paling umum dalam transaksi online. - Penyajian dan pembayaran tagiahan Elektronik. Semakin banyak jumlah orang yang lebih menyukai membayar tagihan rutin mereka secara online. - Membayar tagihan di ATM.beberapa Negara para pelanggan dapat membayar tagihan melalui ATM biasa. - Keamanan dalam pembayaran Elektronik. Dua isu utama yang perlu diperhatikan mengenai keamanan pembayaran adalah apa yang dibutuhkan agar pembayaran EC aman, dan metode apa saja yang dapat digunakan untuk melakukan hal ini. Persyaratan keamanan: • Autentikasi • Intergritas • Nonrepudiasi • Privasi • Keamanan - Perlindungan keamanan - E-wallet. Komponen peranti lunak yang digunakan pengguna untuk menyimpan informasi personal dan informasi kartu kredit untuk penggunaan kembali satu kali. - Kartu kredit virtual. Mekanisme pembayaran yang memungkinkan pembeli berbelanja dengan nomor ID dan kata sandi sebagai no ganti kartu kredit, tetapi biayanya dibebankan pada kartu kredit. F. Isu Etika dan Hukum Dalam E-Business Berbagai standar etika dan penggabunagannya dalam hokum sering kali mengikuti inovasi teknologi. - Isu Etika. Banyak isu etika dan global yang berkaitan dengan TI secara umum juga dapat di aplikasikan dalam e-bussiness. - Privasi. Kebayakan system elektronik mengetahui siapa pembelinya; Karena itu , mungkin perlu melindungi identitas pembeli.

0 komentar:

Posting Komentar